Kamis, 06 September 2018

Kulwap Ramadhan IP Kalsel



🌺🌺🌺Resume KulWapp IP KalSel Santap Sahur Nikmat Dengan Yang Sehat dan Praktis🌺🌺🌺

🌼Presented by Ibu Profesional Kalimantan Selatan 🌼

Narasumber :  Erie Afianti
Moderator : Siti Mashunah
Notulen : Evi Nur Andawiyah

Profil Narasumber πŸ‘‡

Bismillah...
Assalamu'alaikum ibu-ibu dan teman-teman semua...

Saya suka dunia memasak sejak kecil. Tongkrongan waktu SD yaa di dapur, melihat ibuk saya memasak. Ceriwiiss sangat saat menanyakan tiap bahan yang ada di dapur.
Menyukai dunia baking sejak SMA dan sempat nyambi jualan kue basah kecil-kecilan waktu kuliah untuk menambah uang jajan😁😁, juga sering memasak sendiri waktu kuliah untuk menghemat uang bulanan, hehehe...

Baiklah berikut profil singkat saya...

Nama Lengkap:
Erie Afianti

Tempat, tanggal lahir:
Gresik, 13 April 1979

Pendidikan :
• TK Dharma Wanita Kec. Manyar
• SMPN 2 Gresik
• SMUN 2 gresik (SMUN 1 Manyar)
• Institut Teknologi Nasional Malang jurusan TI

Nama Suami : Agus Purwanto dan sudah diamanahi 2 jagoan sholeh.

Aktivitas saat ini :
IRT yang membantu suami di tempat usaha dan owner dari dΓ© Djadjanan by Rasa Vanilla Cakery and Frozen Food.

FB : Erie Afianti
IG : @erie_haqira dan @erie_vanillas

Materi Pengantar πŸ‘‡

Bismillah...
Marhaban yaa Ramadhan...

Alhamdulillah sudah memasuki bulan ramadhan. Bulan yang penuh berkah dan ampunan.

Rutinitas berbuka dan sahur sudah kita jalani sehari kemarin. Sahur merupakan sunnah di saat berpuasa agar kita tetap sehat dan kuat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Bangun pagi untuk menyiapkan santap sahur yang bergizi bagi keluarga menjadi tanggung jawab seorang ibu. Waktu sahur yang singkat terkadang menjadikan salah satu permasalahan tersendiri bagi seorang ibu.

Agar praktis dan efisien, kita bisa memilih menu sahur yang praktis. Namun, Ibu tetap harus memperhatikan kandungan gizi yang tedapat dalam menu makan sahur agar memiliki gizi yang seimbang. Karena sahur memegang peranan yang penting sebagai bekal bagi seseorang agar dapat menjalankan puasanya dengan optimal.

Berikut ini ada beberapa tips yang bisa diikuti agar tubuh tetap fit selama berpuasa :

1. Mulailah sahur dengan meminum segelas air putih. Selama puasa tubuh akan banyak kehilangan cairan.

2. Buah-buahan adalah menu yang baik untuk sahur dan juga untuk berbuka. Buah-buahan mengandung elektrolit yang memberi kesegaran pada tubuh dalam beraktivitas.

3. Selama berpuasa, zat besi dalam tubuh akan menurun karena berkurangnya jumlah sel darah merah dalam tubuh. Akibatnya tubuh akan lebih lemas, mengantuk karena pasokan oksigen yang dibawa sel darah merah tidak maksimal. Mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi saat sahur akan mengontrol kadar hemoglobin dalam tubuh, salah satunya dengan mengonsumsi jus tanpa gula.

4. Pilihlah karbohidrat kompleks, seperti nasi merah ketimbang nasi putih, atau roti gandum ketimbang roti putih, karena akan membuat gula darah stabil seharian, juga bijaklah mengonsumsi makanan yang manis dari gula pasir. Makanan yang manis akan membuat kita cepat lapar. Makanan yang mengandung banyak gula akan membuat tubuh bereaksi melepaskan insulin dengan cepat. Sehingga tubuh akan meminta asupan energi baru, karena itu kita akan cepat merasa lapar. Pilihlah manis alami, seperti gula aren atau madu.

5. Untuk lauknya kita bisa menambahkan lauk yang kaya protein nabati dan hewani, seperti tempe, tahu, kacang-kacangan dan daging atau ikan.

6. Hindari menggoreng makanan saat sahur. Makanan yang digoreng menyebabkan ikatan oksigen berkurang sampai 20 persen. Ini dapat menimbulkan rasa kantuk sepanjang hari.

7. Sempurnakan sarapan sahur dengan mengonsumsi makanan yang juga mengandung magnesium dan potassium yang bisa ditemukan pada pisang, jeruk, dan kacang almond. Magnesium membantu tubuh memproduksi energi untuk beraktivitas sepanjang hari.

Berikut tips yang bisa saya bagikan terkait menu sahur :

1. Sediakan lauk kering keringan, misalnya kering tempe kacang, abon, dendeng ragi, gepuk daging, dll. Lauk kering ini menjadi penyelamat saat kita terlambat bangun untuk sahur.

2. Siapkan semua bahan yang akan dimasak malam harinya agar besok pagi saat sahur, tinggal memasak saja. Bahan sudah dipotong-potong dan bumbu juga sudah siap. Masukkan wadah tertutup.

3. Pilih menu sederhana yang tentunya bergizi dan sehat, misal sayur tumis tumisan, sop, ayam kecap, semur ayam telur, perkedel kentang (bisa disiapkan malam hari, jadi tinggal goreng), dll. Jangan lupa sediakan buah-buahan saat sahur untuk membantu tubuh memproduksi energi agar aktivitas dibulan puasa berjalan dengan baik.

4. Siapkan juga 4 bumbu dasar, yaitu bumbu dasar merah, kuning, putih dan bawang. Bumbu dasar akan sangat membantu dalam memasak apa saja.

⏩ Bumbu dasar merah bisa diaplikasikan untuk masakan balado, kering tempe, nasi goreng pedas, lodeh (dicampur dengan bumbu dasar putih), kare pedas (dicampur dengan bum bumbu dasar kuning), sayur asem, dll.

⏩ Bumbu dasar kuning bisa diaplikasikan untuk masakan ayam ungkep, kare, gulai,  aneka pepes, soto, ikan goreng, dll.

⏩ Bumbu dasar putih bisa diaplikasikan untuk masakan opor, lodeh, tahu/tempe bacem, dll

⏩ Bumbu dasar bawang bisa diaplikasikan untuk masakan tumis sayur, mie goreng, sayur sop, nasi goreng, semur, perkedel kentang, dll

5. Untuk masakan daging atau ayam, bisa dimasak malam hari, karena memerlukan waktu yang cukup lama. Baru masukkan bumbunya ketika sahur dipagi harinya.

Menu sahur yang sehat sangat mempengaruhi kualitas puasa kita. Dengan menu sahur sehat, aktivitas ibadah lainnya juga dapat dikerjakan dengan baik karena badan tetap bugar dan semangat meski sedang berpuasa.

*Jadi, sahur bukan hanya sekedar kenyang, tapi kandungan nutrisinya juga harus tercukupi*.

*Selamat menjalankan ibadah puasa😘😘😍*

PS : Untuk beberapa resep masakan yang biasa saya gunakan ketika ramadhan atau hari-hari biasa akan saya sertakan dalam bentuk pdf.

Sumber bacaan :
Mediskus.com

Sesi Tanya Jawab πŸ‘‡

T : Assalamualaikum.. Resep bumbu dasarnya kalau boleh dishare juga umm

T : Assalamualaikum. Bertanya tentang bumbu dasar mba. 
a. Boleh di share dong resep bumbu dasar ala mba erie. Dan cara penyimpanannya?
b. Biasanya mba erie bikin berapa banyak dan untuk berapa lama pemakaian bumbu dasar. Misalnya seminggu atau dua minggu kah atau bahkan satu bulan?

T : a. Bumbu merah, kuning, putih terdiri dari apa aja mbak?

b. Kalau makanan, contoh ayam goreng, gak digoreng lagi pas sahurnya, kok rasanya gak enak karena gak hangat-hangat mbak.. trus gimana baiknya?

J : ⏩ Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakaatuh
Karena pertanyaannya sama, saya jawab jadi satu yaa mba

Resep bumbu dasar dan masakan lain, akan saya share di akhir kulwap ya mba.

Untuk penyimpanannya, saya simpan di jar kaca yang sebelumnya sudah saya sterilkan dengan merebus jar dan tutupnya. Kemudian keringkan dan bumbu bisa dimasukkan. Tunggu dingin maksimal, tutup dan bisa disimpan di kulkas.

Penggunaan insyaAllah bisa sampai sebulanan atau bahkan lebih. Tapi seringnya saya ga sampai sebulan sudah habis bumbunya, xixixi...πŸ˜…πŸ˜…
Asal waktu menumisnya benar-benar tanak (dimasak dengan api kecil, kurang lebih sejaman). Dan bisa dipanaskan kembali tiap 2 minggu atau 3 minggu sekali atau bahkan sebulan sekali baru dipanaskan insyaAllah bisa.
Mengambil bumbu harus dengan sendok bersih dan kering. Dan jangan dicampur2 antara sendok untuk bumbu yang satu dengan yang lain. ✅

J : ⏩ Untuk pertanyaan yang kedua, goreng ayam secukupnya waktu berbuka dan kalau bisa habis pas waktu buka. Dan waktu sahur ayam yang digoreng ayam baru yang diungkep sebelumnya. Jadi tetap enak dan hangat mba 😊.
Oia, untuk menyimpan hasil ungkepan ayam atau lainnya, kemas per porsi yaa, kemudian letakkan di frezeer.✅

T : Saya penderita batu ginjal. Yang masih ada batu di ginjal kiri sekitar 5mm. Menurut dokter harus tetap minum air putih sekitar 2 liter. Ada kah tips buah dan sayur yang cocok saya konsumsi saat buka dan sahur. Bila saya banyak minum air putih dibuka dan sahur, bagi saya agak menggangu karena pas taraweh dan subuh di mesjid jadi sering ke toilet. Adakah tips untuk ini bu. Atas jawaban nya saya ucapkan terimakasih.

J : ⏩ Semoga selalu diberikan kelancaran dalam menjalankan ibadah di bulan puasa yaa mba.

Saya juga menargetkan diri saya sendiri minimal 3-4 liter air putih dalam sehari. Dan Alhamdulillah saat teraweh dan sholat shubuh tidak sering BAK.

Kalau 2 liter, bisa dibagi 0,5 liter saat sahur, 0,5 liter saat berbuka, 0,5 liter sesudah taraweh dan 0,5 liter saat mau tidur mba.
Atau bisa juga seperti ini mba πŸ‘‡πŸ»
Karena 2 liter setara dengan 8 gelas, maka pembagiannya bisa juga seperti berikut mba :
1 gelas saat bangun tidur
1 gelas saat sebelum sahur
1 gelas saat sesudah sahur
1 gelas saat berbuka
1 gelas sebelum sholat maghrib
1 gelas sesudah sholat maghrib
1 gelas sesudah taraweh
1 gelas sebelum tidur

InsyaAllah aman mba, karena saya sudah menjalaninya. Bahkan lebih dari 2 liter, hehehe🀭🀭

Untuk sayur bisa dicoba dengan kubis, timun, wortel, kacang polong, sawi hijau, brokoli, kembang kol, labu, paprika, kecambah.

Dan untuk buahnya bisa dengan apel, anggur, stroberi, ceri.

Semoga bisa membantu yaa mbaa.. Salam sehat selalu mba πŸ’ͺ😘✅

T : Assallamualaikum ibu..
Saya cuman mau tanya gimana caranya agar asupan gizi saya terjaga selama bulan ramadhan
Soalnya saya tidak suka konsumsi sayur dan yang manis..
Apalagi ada obat2 rutin yg harus sy minum tiap hari..
Sy sama dokter tidak boleh dehidrasi dan menjaga agar tidak kejang

J : ⏩ Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakaatuh mba.Semoga diberikan kelancaran dalam berpuasa yaa ..

Air putih sangat bagus untuk tubuh mba. Konsumsi air putih minimal 8 gelas per hari agar tidak dehidrasi. Berbuka juga biasakan dengan kurma, karena kurma memiliki kandungan yang luar biasa untuk mengembalikan energi selama berpuasa seharian.

Atau bisa juga konsumsi air nabeez saat berbuka atau sahur atau keduanya.

Tidak suka semua sayur atau hanya suka beberapa sayur saja mba? Kalau hanya suka beberapa sayur saja, variasikan menunya mba, agar tidak bosan.
Dan juga tambah protein hewani juga nabati ya mba.

Untuk buah kalau suka, bisa disisipkan ketika sahur ya mba, karena kandungan seratnya yang tinggi bisa membantu mengurangi rasa lapar saat berpuasa, sehingga tetap bisa melakukan aktivitas seperti biasanya.
Salam sehat selalu mba  πŸ’ͺ😘✅

T : Umm,kalau untuk menu sahur ibu menyusui biar bisa tetap kuat puasa dan asi tetap lancar.. apa ya ? Terimakasih..

J : ⏩ Haaii mba,Salam kenal ya

Nutrisi yang dibutuhkan bagi ibu yang sedang menyusui harus diperhatikan nilai gizinya juga ya mba.

Bisa dicoba seperti ini :
• Kurma
• Karbohidrat kompleks, seperti yang dijelaskan dimateri
• Sayuran hijau (bayam, pare, kale, dll)
• Buah-buahan yang mengandung banyak air, misalnya melon, semangka, jeruk, dll.
• Protein hewani atau nabati
• Susu untuk ibu menyusui
• Dan tentunya air putih

Menunya bisa seperti ini :
Nasi + sayur + ayam/ikan + tahu/tempe + buah
Dan kurma jangan lupa ya mbaa.

Semoga dimudahkan yaa mba berpuasa sambil menyusui sang buah hati. Kalau memang tidak kuat, jangan terlalu dipaksakan. Kesehatan debay dan ibu nomer satu. 😊✅

T : Saya jarang berselera makan, makan bagi saya hanya memenuhi kebutuhan perut. Oleh karena itu sehari2 saya lebih sering beli daripada masak sendiri. Apa yang harus saya lakukan agar bersemangat untuk memasak, apalagi di situasi bulan Ramadhan seperti sekarang?

Terima kasih atas kesempatan dan jawaban yang diberikan.

J : ⏩Tidak selera makan karena apa ya mba?
Kalau hanya karena menu, coba variasikan menu yang berbeda tiap harinya walau temanya sama.

Misalnya tema telur (kesukaan si kecil saya ini. TL² saya sebutnya= telur lagi telur lagiπŸ˜…πŸ˜…)
Tema sama, tapi masakannya berbeda-beda.

Atau karena ga semangat memasak?
Kalau saya sendiri, memasak ini saya dedikasikan untuk anak-anak dan suami. Sebisa mungkin saya akan berikan hasil masakan saya yg terbaik buat mereka. Masakan yang sehat, enak dan hiegienis tentunya.
Itu motivasi saya yg utama mba.

Nah, coba mba temukan motivasi utama agar memunculkan semangat untuk memasak.

Suami dan anak-anak pasti akan senang jikalau istri dan ibu dari anak-anaknya memasakkan sesuatu buat mereka, walau hanya sekedar nasi goreng misalnya.

Semangaattt memasak yaa mba buat keluarga kecilnya. Walaupun tidak harus setiap hari. 😊

Tidak ada orang yang terlahir langsung pintar dalam memasak. Karena kemauan kita belajar untuk bisalah yang membuat kita mampu. ✅

T :  Assalamualaikum, mbak mau tanya,
Kalau bikin bumbu dasar gitu tahan berapa lama kalau masuk kulkas mbak? Bikin bumbu dasar bahannya apa aja mbak Erie?

J : ⏩ Sudah dIjawab tadi yaa mba  dipertanyaan nomer 1-3. 😊✅

 T :Mba nanya: gimana menyiasati menu ikan yang kids friendly, alias anak suka dan ngga ribet bikinnya?

J : ⏩ Untuk menu ikan, dulu waktu anak-anak saya masih kecil (sampai sekarang juga sih, heheh), saya sering memfillet ikannya mba.
Digoreng tepung, kesukaan mereka. Kalau yang kecil setelah digoreng tepung, sukanya dibuatin saos teriyaki, dan si kaka saos lada hitam atau asam manis.
Alhamdulillah mereka lahap makannya.
Bisa juga dibuat nugget mba. ✅

 T : Assalamu'alaikum mb erie dan teman2. Saya ibu menyusui dengan bayi 3 bulan. Apakah ada tips masakan yang enak dan memperlancar ASI??

J : ⏩ Wa'alaikumsalam warahmatullah,Jawabannya sudah terjawab di nomer 6 ya mba.✅

Kalimat Penutup Narasumber πŸ‘‡

Bagi saya memasak itu tentang kebahagiaan. Kebahagiaan ketika melihat anggota keluarga menyukai masakan kita, dan kebahagiaan ketika suatu saat anak-anak akan merindukan masakan kita. Dan kita selipkan seuntai doa dalam proses memasak tersebut. Semoga anak-anak menjadi anak-anak yg sehat, sholih/sholihah dan dilembutkan hatinya. Begitu pula doa untuk suami tercinta.

Dan tidak ada orang terlahir pintar memasak. Seperti ibuk saya sering bilang, ala bisa karena terbiasa.

Karena kemauan keras kita untuk belajarlah yang akan menjadikan kita mampu. Prosesnya yang menjadikan kita bisa.

Semangaaattt ibuu ibuuu dan mba2 sekalian menghadirkan kebahagiaan melalui masakan.πŸ’ͺ😘


Leader Camp IIP 2018

Menandai 6 tahun Ibu Profesional mendampingi para Ibu menjadi kebanggaan keluarga, IIP memanggil ratusan leader dari berbagai daerah untuk berkumpul dalam LEADER CAMP 2018.
Leader Camp ini diadakan di Salatiga, tanggal 20-22 April 2018.

Delegasi Kalsel yang berangkat adalah mba Nurlian (Ketua IP Kalsel), mba Maria Ulfah (Sekretaris IP Kalsel), mba Alfa Adistia Afandy (Menejer Keuangan IP Kalsel) dan mba Erie Afianti (Menejer Online IP Kalsel). Luar biasa perjuangan mereka untuk bisa hadir ke leader camp, ibu-ibu pasti ngerti kan kalau seorang ibu mau pergi belajar seluruh keluarga akan terlibat persiapannya, dan persiapan ikut LC ini harus berbulan-bulan sebelumnya lho.

Banyak sekali ragam kegiatan saat leader camp yang harus mereka ikuti dan jadwalnya sangat padat, ini memang momen spesial untuk peningkatan kapasitas para leader dan pengembangan komunitas, kesempatan berharga menimba ilmu langsung dengan pendiri dan pengurus pusat IIP.

Setiap daerah juga disediakan stand untuk memperkenalkan ciri khas wilayahnya, mereka membawa cinderamata khas Kalsel dan yang seger-seger di meja itu dilengkapi uyah wadi, yeaaa....uyah wadi go national.


Stand IP Kalsel yang segar, mancukaaaan...


Kopdar Matrikulasi Batch#5

Matrikulasi batch#5 menjadi matrikulasi pertama bagi IP Kalsel memiliki satu kelas sendiri yang peserta nya berasal dari wilayah Kalsel saja, karena jumlah pesertanya banyak.
Kelas ini heboh dan rusuh produktif setiap hari, seterong jadi yel-yelnya.

Kehebohan itupun dibawa ke dunia nyata dalam kopdar matrikulasi IP Kalsel, berhubung matrikan tersebar dari ujung ke ujung wilayah Kalsel, kopdar dilakukan di kota Banjarmasin bersama pengurus IP Kalsel dan di kota Tanjung bersama fasil tercinta mba Adis. Yang di Banjarmasin makanannya bikin ngiler ya, yang di Tanjung nampak fresh dan ceria.

Banjarmasin




Tanjung 



Di balik Dapur Panitia Workshop FSP

Manisnya belajar itu memang ada dalam proses berjuangnya, kadang sulit bagi kami untuk tidak iri melihat akses dan kedekatan teman-teman di pulau Jawa dengan beragam sumber belajar dan guru-guru parenting yang keren, tapi kami yakin Allah mendidik kami dengan cara istimewa sehingga kami ditempatkan di ujung bumi Kalimantan ini dan dipertemukan dalam wadah IP Kalsel, selalu ada jalan untuk niat yang baik.

Salah satu mimpi bersama kami adalah menjadi IP regional pertama yang belajar langsung dengan  Bu Septi dan Pa Dodik di pulau Kalimantan, maka kamipun berjuang bersama selama lebih dari dari 6 bulan mempersiapkan workshop Family Strategic Planning, pengurus IP Kalsel yang awalnya lebih banyak berinteraksi di dunia maya makin sering ngobrol, bertemu dan beraktivitas bareng, ketegangan makin terasa menjelang hari H karena masih berusaha agar biaya acara tercukupi dan seluruh kegiatan melayani guru maupun peserta berjalan lancar.



Di balik layar tentu ada banyak kisah, para panitia ini tetap adalah istri dan ibu yang harus memprioritaskan kewajiban terhadap keluarganya sambil memikirkan dan menyiapkan pernak pernik detail kegiatan sejak menyambut narasumber, sepanjang workshop, kids corner dan kepulangan narasumber sehari setelah hari H. 

Lelah pikiran dan tenaga, tawa dan selisih pendapat  baik di dunia maya maupun nyata  menghiasi proses ini, membuat kami semakin mengenal kekurangan dan kelebihan masing-masing sehingga bisa bekerja sama dengan chemistry yang kuat meski hanya dengan 11 orang panitia.  

Salah satu suami pengurus sempat bertanya, "Ma, beneran acara sebesar ini panitianya hanya ibu-ibu semua?". Masya Allah Tabarakallah, dengan pertolongan Allah tentunya, sehingga para suami dan anak-anak bisa memaklumi dan mendukung, sponsor-sponsor yang baik hati hadir dan para anggota IP Kalsel mendoakan dan berpartisipasi sehingga acara lancar.


Salah satu momen istimewa bagi panitia adalah kesempatan briefing fasilitator sebelum acara langsung dengan Bu Septi. Kami tahu beliau pasti lelah setelah perjalanan berjam-jam dari Tanjung langsung disambung acara kami di Banjarmasin tapi beliau selalu terlihat berbinar dan full energi mengarahkan dan menguatkan kami, itulah kenapa bertemu beliau selalu ngangenin.










#IbuProfesionalKalsel
#PengurusIPKalsel
#WorkshopFSPIPKalsel




Workshop Family Strategic Planning



Nama Event: Workshop Family Strategic Planning (FSP)
Hari/Tanggal: 28 Januari 2018
Tempat : Tree Park Hotel Banjarmasin
Jumlah Peserta: 80 peserta, sebagian besar hadir dengan pasangan (27 couple)

IP Kalsel mencatat sejarah sebagai IP regional pertama yang menyelanggarkan workshop ini di pulau Kalimantan.

Event ini juga merupakan big event pertama bagi IP Kalsel.

Seminar Membangun Peradaban dari Rumah



Membangun Peradaban dari Rumah
(Yuk jadi Keluarga Move On)

Alhamdulilaah
Seminar bertema Membangun Peradaban Dari Rumah telah berjalan dengan lancar.

Seminar ini diadakan oleh Kelas Berbagi Tanjung yang merupakan bagian dari Komunitas Ibu Profesional Kalimantan Selatan bekerja sama dengan Yayasan Banua Cendekia yang bergerak di bidang Pendidikan Anak Usia Dini.

Adanya kesamaan tujuan membawa kami kepada sebuah kerjasama yang harapannya dapat membuka wawasan yang lebih luas bagi seluruh orang tua yang mengikuti seminar ini.

Diadakan pada Hari Sabtu, tanggal 27 Januari 2018 di Gedung Informasi Jalan Kenanga (Samping Lapangan Tennis) Tanjung, Tabalong.

Pemateri seminar yaitu Bapak Dodik Mariyanto (Inisiator Ibu Profesional) dan Ibu Septi Peni Wulandani (Founder Ibu Profesional). Sepanjang seminar seluruh peserta yang berjumlah 178 orang berasal dari umum, guru dan orang tua sekolah di bawah naungan Yayasan Banua Cendekia ini begitu antusias menyimak apa yang dikatakan oleh pemateri.

Terdapat banyak poin yang sangat menginspirasi. Dikatakan bahwa setiap anak adalah lahir dalam keadaan fitrah, peran orang tua yang akan membuatnya tumbuh, berkembang sesuai fitrah yang dimilikinya. Menumbuhkan fitrah anak dimulai dari tahap paling dasar, sedari bayi anak sudah dilatih untuk diberikan pilihan agar anak mampu mendefinisikan keinginannya, anak mampu menimbang dan memilih apa yang menjadi kebutuhannya, anak tahu konsekuensi atas pilihannya dan anak mampu bertanggung jawab terhadap pilihannya.

Sesuai tahap perkembangannya, jika masih batita contoh dalam pemilihan jenis makanan yang akan dimakan, anak beri kebebasan memilih. Nantinya, semakin dewasa akan semakin banyak hal-hal yang memerlukan pertimbangan dan keputusan. Termasuk dalam memilih sekolah, anak langsung diajak survei dan anak akan melihat banyak jenis sekolah. Dalam menentukan kandidat pilihan orang tua boleh mengarahkan tetapi bukan memaksakan. Dan orang tua wajib menghargai apa yang menjadi keputusan anak.

Jika fitrah anak telah tumbuh baik, orang tua akan melihat “keajaiban-keajaiban” anak diluar batas pemikiran orang tua. Jika anak tumbuh fitrah belajarnya, dia akan terus belajar sepanjang hidupnya.

Ditekankan pula bahwa tugas utama pendidik dalam hal ini orang tua, adalah mempersiapkan anak dalam 4 hal yaitu iman yang kokoh dan lurus, akhlak yang mulia, adab yang baik, bicara yang santun.

Anak juga dipersiapkan untuk menyongsong akil balighnya, bukan hanya secara fisik tapi juga kedewasaan dan kemandirian termasuk kemandirian finansial. Karena setelah akil baligh orang tua tidak memiliki kewajiban untuk membiayai, kecuali hanya sekedar sedekah seperti kepada fakir miskin.

Dengan konsekuensi yang telah diketahui oleh anak, mereka terpacu untuk berkarya, membuat project sesuai dengan passion masing-masing. Setelah terlatih dengan berbagai project, menambah portofolionya, anak menjadi punya nilai yang lebih, cara selanjutnya yang efektif untuk mengasah passion atau melatih mental adalah magang.

Ketiga anak Pak Dodik dan Bu Septi adalah contoh nyata bahwa mereka telah melalui tahap pendidikan masa kecilnya dengan sangat baik, fitrah tumbuh dengan baik dan akan terus tumbuh.

Jika peradaban kecil ini (baca: keluarga) kita sanggup menjalankannya, bersinergi dengan keluarga lainnya maka bukan mimpi Indonesia akan menjadi negara maju. Aamiin

Seminar ini sempat diliput oleh TV Tabalong
Rekamannya bisa dilihat disini.

https://youtu.be/ql170bGMLZo


Terimakasih atas dukungan dari
PT Adaro Indonesia, Belvana’s Kitchen,
Golden Star Kids, dan lainnya,  juga kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas buku-buku edukatif untuk anak, merchandise “anti korupsi” sehingga acara ini dapat terselenggara dengan baik dan lancar.

Semoga kedepannya akan ada seminar-seminar lanjutan untuk mengobati “haus dan lapar” ilmu warga Tabalong.

@Ratih Wisnu Sari

Resume Kulwap Family Strategic Planning

πŸ“šRESUME KULWAP FAMILY STRATEGIC PLANNINGπŸ“š

INSTITUT IBU PROFESIONAL KALIMANTAN SELATAN

Selasa, 2 Januari 2018

Bersama Ibu Septi Peni Wulandani

1⃣ A
Assalamu'alaikum bu septi, senang bisa ketemu ibu lagi...saya mau tanya bagaimana membangun agar sebuah keluarga bisa selalu solid sebagai tim

Bu Septi : Wa'alaikumsalam mb A. Yang pertama adalah kita harus memahami pasangan kita. Kemudian banyakin aktivitas main bareng. Ngobrol bareng dan berkegiatan bareng

πŸ– : Gimana kalo misal kita sudah sepakat untuk suatu tujuan A misalnya, tapi pas dijalani masih suka melenceng ke R dan sebagainya, pernahkah ibu mengalaminya ? Dan bagaimana agar bisa kembali ke tujuan awal ?

Bu Septi : Pernah, sebelum saya melakukan FSP. Karena rencana, tujuan , mimpi dll hanya sekedar dibicarakan, tidak pernah tertulis. Setelah melakukan FSP semua tertulis dan terukur. Sehingga kalau melenceng akan dengan cepat dibicarakan. Mau ganti arah? Atau kembali ke tujuan awal❤✅

2⃣ N, Banjarbaru
Assalaamu ‘alaykum bu Septi.
Saya N dari Banjarbaru, Kalsel. Ibu dari 3 orang putri. Membaca di awalnya saja, tentang sebuah istilah “Family Strategic Planning” membuat sy  begitu tertarik & penasaran sebenarnya. Sebagai seorang ibu yang tidak pernah menemui “Sekolah Untuk Menjadi Ibu/Istri”, tentunya sy adalah orang yg fakir ilmu.
Nah, terkait workshop FSP, saya sebenarnya ingin meminta sedikit penjelasan lebih. Kira - kira, hal apa yang bisa digali melalui agenda tsb? Apalagi kan sangat diharapkan suami & istri mengikuti agenda ini, apa output yang ingin dicapai?
Terimakasih. Saya mohon maaf jika ada kata2 yg kurang berkenan.

Bu Septi : Wa'alaikumsalam wr.wb bunda N. FSP ini adalah salah satu metode bagi keluarga untuk merencanakan arah perjalanan keluarga kita secara tahunan.
Sehingga kita akan bisa melihat potensi kekuatan keluarga kita, fitrah keluarga kita, dan yang terpenting kita jadi paham misi keluarga yang diamanahkam Allah untuk kita jalankan bersama.
Tidak banyak keluarga ygpunya misi hidup. Padahal misi inilah yg akan memperkuat keluarga kita✅

πŸ–Maasya Allah. Begitu pentingnya metode ini bagi keluarga kita. Bahwa  pengelolaan manajemen keluarga itu akan membawa kepada penguatan keluarga yg hakikatnya merupakan kekuatan utama dalam sebuah bangsa ya bu. Jadi makin semangat pengen ikut workshop nya. Semoga dimudahkan Allah utk ketemu langsung di Banjarmasin dengan bu Septi & pak Dodik.

Bu Septi : Betul mbak, saya dan pak Dodik sebenarnya hanya membantu teman-teman untuk menemukan misi keluarga masing-masing. Karena dengan menjalankan FSP ini kami semakin yakin akan dua hal penting yaitu, mengapa kami berdua dipertemukan dan untuk apa kami dipertemukan dalam sebuah ikatan keluarga✅

3⃣ H, Tabalong
Assalamualaikum Ibu Septi, mohon tanya beberapa pertanyaan ya bu 😊‬
1. Bagaimana langkah awal untuk memulai perencanaan dengan baik dan matang?
2. Apakah sebaiknya perencanaan dibagi kedalam kurun waktu terentu, jangka pendek, menengah, panjang, atau bagaimana bu sebaiknya?
3. Jika suatu saat ada salah satu rencana yang ternyata kurang pas atau bisa dikatakan gagal karena faktor eksternal, misal ketidak setujuan orang tua atau mertua, bagaimana sebaiknya kita menghadapinya bu?
4. Alhamdulillah saya sudah mendaftar seminar Ibu tanggal 27 di Tanjung, apakah dengan seminar sudah mencakup materi atau sebaiknya saya juga mengikuti workshop di Banjarmasin tanggal 28 ya bu?

Bu Septi : Wii banyak...
Saya rangkum jawabannya ya mbak.
Seminar di tanjung tabalong berbeda dg workshop di banjarmasin. Jadi tidak bisa saling mewakili mbak. Ikut salah satu atau ikut dua-duanya, karena membahas dua konten yg berbeda.
Kemudian apabila ada sesuatu yg tidak sesuai harapan/rencana, tugas kita adalah menerima dengan ikhlas. Karena di FSP itu tidak ada gagal dan sukses. Di FSP itu belajar merencanakan kemudian menyerahkan sepenuhnya hasil pada pilihan Allah. Karena hak kita adalah proses dan hak Allah di hasil.
Sebaiknya perencanaan memang dibagi dalam beberapa term.
Memulainya dengan banyak "family forum"✅

4⃣ M, Banjarmasin
Asalamualaikum‬, Saya dari banjarmasin
Saya mau tanya jika kita sudah merumuskan tujuan dan sudah kita sepakati. Tapi dalam praktek melaksanakannya kita selalu melakukan dengan cara yang berbeda bahkan kadang menimbulkan perdebatan antara kami berdua. Sedangkan saya kadang sebagai istri hanya bisa diam ketika dia sudah bilang ridho ku adalah surga muπŸ˜₯ tp klo kita ngejalanin dengan cara suami hati saya nga nyamanπŸ˜”

Ibu Septi :  Wa'alaikumsalam mbak M, Inilah seni di FSP. Karena di FSP kita berlatih komunikasi produktif, terutama komunikasi dg pasangan. Krn sejatinya komunikasi dg pasangan adalah seni untuk saling mendengarkan dan saling memahami. Sehingga tidak ada CARAKU dan CARAMU, tetapi adanya CARA KITA.  ✅

πŸ–Jika kita sudah menetapkan dan menyepakati apakah harus kita buat juga konsekwensi jika melanggarnya ?‬

Bu Septi : Mbak M, yg perlu dipahami dari awal, konsekuensi itu berbeda dg hukuman.
Konsekuensi itu secara otomatis akan dirasakan.
Misal, kita sudah membuat resolusi 2018. Apabila ada aksi positif maka konsekuensinya akan muncul reaksi positif.
Apabila tidak ada aksi, maka semua yang kita rencanakan hanya sekedar basa basi, sehingga konsekuensinya keluarga kita akan stag, tidak ada perubahan dari tahun ke tahun.

5⃣ S, Banjarmasin
Ibu, bagaimana jika masih ada di pikiran, mikirin urusan kerjaan harus serius, bisnis serius, masa di rumah harus mikir rencana serius juga. Terima kasih bu ☺πŸ™

Ibu Septi  :  Wah harus dibalik, mikir kerjaan, mikirin bisnis yang tanggung jawabnya dengan manusia dan urusan dunia saja kita kerjakan sangat serius, masak ngurusin keluarga yang tanggung jawabnya dunia akherat seenaknya sendiri.

Dulu pak dodik selalu menjalankan "corporate strategic planning" di perusahaan tempat beliau bekerja, mulai berpikir, ngurusin perusahaan orang saja beliau kerjakan dengan sungguh2, harusnya amanah dari Allah yaitu keluarga, harus bisa lebih dikerjakan secara profesional✅

6⃣R
Assalammualaikum bu septi, Tadi disebutkan mengenai forum family,  bisa dijelaskan lebih detail? Terimakasih sebelumnya

Ibu Septi : Wa'alaikumsalam, family forum itu sederhana mbak, banyak ngeteh bareng, ngopi bareng,ngemil bareng, ngobrol bareng, jalan-jalan bareng tanpa ada gangguan TV dan gadget

πŸ–: Nah, kalo pasangan ny ng-olshop, gmn ya bu septi? Kyaknya dari bangun tidur sampai mau tidur, hp di tangan mulu. Kalo diingatkan, malah marah dan bilang kalo dia lagi kerja.

Ibu Septi : Ini management gadget. Di komunitas Ibu Profesional sangat dilatih management gadget, agar tahu waktu bagaimana memperlakukan gadget secara profesional

7⃣  UH, Pekanbaru
asslamualaykum. Saya dari pekanbaru. Boleh beri contoh bu bagaimana menyusun visi misi keluarga yg baik? ☺

Ibu Septi : Ini justru yang akan kita lakukan di workshop FSP, makanya datang ya mbakπŸ˜ƒ

8⃣ A, Kandangan
Saya A dari Kandangan.. bagaimana FSP dgn kondisi ego kedua pasangan yg sama2 tinggi?? Apa memungkinkan?

Ibu Septi : Disinilah pentingnya komunikasi produktif pak A. Jadi kita akan memahami dan menempatkan ego pasangan kita pada tempat yg tepat.✅

9⃣ Y, Purworejo
Assalamualaikum. Bu Septi sy Y dr Purworejo. mohon tips  merancang FSP jika selalu dlm keadaan LDM bu. Terimakasih sebelumnya bu πŸ™πŸ»

Ibu Septi Peni Wulandani: Wa'alaikumsalam mbak Y gunakan media komunikasi dan kecanggihan teknologi mbak. Kami sekeluarga itu berjauhan tapi selalu kompak, karena komunikasi kami berjalan  dengan sangat bagus di WAG keluarga. Sebelum melihat WAG lain pasti kami utamakan menyapa anak-anak dan suami di WAG keluarga dulu, jangan dibalik

πŸ”Ÿ TI
Assalamu'alaikum. Bagaimana mnyikapi pola asuh orgtua yg kadang brbeda dg pola asuh kakek nenek, agar tidak trjadi konflik. Syukron

Ibu Septi :  Wa'alaikumsalam, ini juga seni berkomunikasi dengan orangtua kita. Bagaimana melibatkan mereka dalam pola pengasuhan anak tanpa ada gesekan. Perlu kita pelajari scr khusus. Krn ada tehniknya.

πŸ–Saya sangat ingin ikut acara d tanjung dan banjarmasin. Tapi berhalangan datang.  Bagamaina agar sy dan suami bisa belajar dan memahami metode yg ibu septi dan pak dodik ajarkan? Agar kedepannya rumah tangga kami bisa lebih baik lagi. Syukron katsir

Ibu Septi: Sign up saja di web www.ibuprofesional.com ya mbak

1⃣1⃣ E, Tabalong
Assalamualaikum wr wb bunda septi,sy E dr tabalong,mau nanya..ttg pembicaraan di awal ..kemampuan apa sj yg wajib kita miliki sebagai syarat awal membuat FSP?

Ibu Septi : Wa'alaikumsalam mbak E. Syarat awal FSP adalah memiliki kemampuan Komunikasi Produktif, ini saja sangat cukup.

πŸ–Luar biasa ya bu bearti peran komunikasi produktif ini..jd mmg benar yg ibu utarakan ya bu bahwa dgn FSP semakin membuat kita lebih memahami utk apa kita dan pasangan dipertemukan dalam sebuah ikatan..😊mdh2an nanti saat di tabalong kami diajari ya bu cara komunikasi produktif..trm kasih bu septi..😊

1⃣2⃣ M
Bismillah. Sy msh belum terlalu paham, contoh realnya. Klo keluarga sdh mapan secara finansial. mgk lebih mudah fokus akan kemana arahnya.Tdk semua orang bisa memilih kondisi yg nyaman. Bagaimana dg kondisi suatu keluarga! yg msh kebingungan masalah finansial yg serabutan misalnya. Akibat berantai dr hal itu anak seakan tdk terurus.  Apakah msh mgk/lebih di utamakan apa dl dlm menyusun FSP.

Ibu Septi : Bunda M kami dulu menjalankan FSP justru disaat pak dodik resign dari pekerjaannya, rumah masih kontrak, pendapatan tidak ada, saya ibu rumah tangga murni yg nggak ngerti apa-apa. Kami jalankan FSP secara profesional. Inilah yg membuat kami bisa membuktikan sekarang bahwa antara menjemput rejeki,berkarya dan mendidik anak adalah satu kesatuan yg tidak bisa dipisahkan apalagi dikorbankan.

🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟🌟

Ibu Profesional Kalsel

Having Fun with Ecobrick

Nama Kegiatan : Have Fun with Ecobrick PJ Kegiatan : Kelas Berbagi Banjarbaru Hari/Tanggal : Ahad, 31 Agustus 2019 Tempat: Gazebo Hutan Pinu...