Kamis, 06 September 2018

Resume Kulwap Family Strategic Planning

๐Ÿ“šRESUME KULWAP FAMILY STRATEGIC PLANNING๐Ÿ“š

INSTITUT IBU PROFESIONAL KALIMANTAN SELATAN

Selasa, 2 Januari 2018

Bersama Ibu Septi Peni Wulandani

1⃣ A
Assalamu'alaikum bu septi, senang bisa ketemu ibu lagi...saya mau tanya bagaimana membangun agar sebuah keluarga bisa selalu solid sebagai tim

Bu Septi : Wa'alaikumsalam mb A. Yang pertama adalah kita harus memahami pasangan kita. Kemudian banyakin aktivitas main bareng. Ngobrol bareng dan berkegiatan bareng

๐Ÿ– : Gimana kalo misal kita sudah sepakat untuk suatu tujuan A misalnya, tapi pas dijalani masih suka melenceng ke R dan sebagainya, pernahkah ibu mengalaminya ? Dan bagaimana agar bisa kembali ke tujuan awal ?

Bu Septi : Pernah, sebelum saya melakukan FSP. Karena rencana, tujuan , mimpi dll hanya sekedar dibicarakan, tidak pernah tertulis. Setelah melakukan FSP semua tertulis dan terukur. Sehingga kalau melenceng akan dengan cepat dibicarakan. Mau ganti arah? Atau kembali ke tujuan awal❤✅

2⃣ N, Banjarbaru
Assalaamu ‘alaykum bu Septi.
Saya N dari Banjarbaru, Kalsel. Ibu dari 3 orang putri. Membaca di awalnya saja, tentang sebuah istilah “Family Strategic Planning” membuat sy  begitu tertarik & penasaran sebenarnya. Sebagai seorang ibu yang tidak pernah menemui “Sekolah Untuk Menjadi Ibu/Istri”, tentunya sy adalah orang yg fakir ilmu.
Nah, terkait workshop FSP, saya sebenarnya ingin meminta sedikit penjelasan lebih. Kira - kira, hal apa yang bisa digali melalui agenda tsb? Apalagi kan sangat diharapkan suami & istri mengikuti agenda ini, apa output yang ingin dicapai?
Terimakasih. Saya mohon maaf jika ada kata2 yg kurang berkenan.

Bu Septi : Wa'alaikumsalam wr.wb bunda N. FSP ini adalah salah satu metode bagi keluarga untuk merencanakan arah perjalanan keluarga kita secara tahunan.
Sehingga kita akan bisa melihat potensi kekuatan keluarga kita, fitrah keluarga kita, dan yang terpenting kita jadi paham misi keluarga yang diamanahkam Allah untuk kita jalankan bersama.
Tidak banyak keluarga ygpunya misi hidup. Padahal misi inilah yg akan memperkuat keluarga kita✅

๐Ÿ–Maasya Allah. Begitu pentingnya metode ini bagi keluarga kita. Bahwa  pengelolaan manajemen keluarga itu akan membawa kepada penguatan keluarga yg hakikatnya merupakan kekuatan utama dalam sebuah bangsa ya bu. Jadi makin semangat pengen ikut workshop nya. Semoga dimudahkan Allah utk ketemu langsung di Banjarmasin dengan bu Septi & pak Dodik.

Bu Septi : Betul mbak, saya dan pak Dodik sebenarnya hanya membantu teman-teman untuk menemukan misi keluarga masing-masing. Karena dengan menjalankan FSP ini kami semakin yakin akan dua hal penting yaitu, mengapa kami berdua dipertemukan dan untuk apa kami dipertemukan dalam sebuah ikatan keluarga✅

3⃣ H, Tabalong
Assalamualaikum Ibu Septi, mohon tanya beberapa pertanyaan ya bu ๐Ÿ˜Š‬
1. Bagaimana langkah awal untuk memulai perencanaan dengan baik dan matang?
2. Apakah sebaiknya perencanaan dibagi kedalam kurun waktu terentu, jangka pendek, menengah, panjang, atau bagaimana bu sebaiknya?
3. Jika suatu saat ada salah satu rencana yang ternyata kurang pas atau bisa dikatakan gagal karena faktor eksternal, misal ketidak setujuan orang tua atau mertua, bagaimana sebaiknya kita menghadapinya bu?
4. Alhamdulillah saya sudah mendaftar seminar Ibu tanggal 27 di Tanjung, apakah dengan seminar sudah mencakup materi atau sebaiknya saya juga mengikuti workshop di Banjarmasin tanggal 28 ya bu?

Bu Septi : Wii banyak...
Saya rangkum jawabannya ya mbak.
Seminar di tanjung tabalong berbeda dg workshop di banjarmasin. Jadi tidak bisa saling mewakili mbak. Ikut salah satu atau ikut dua-duanya, karena membahas dua konten yg berbeda.
Kemudian apabila ada sesuatu yg tidak sesuai harapan/rencana, tugas kita adalah menerima dengan ikhlas. Karena di FSP itu tidak ada gagal dan sukses. Di FSP itu belajar merencanakan kemudian menyerahkan sepenuhnya hasil pada pilihan Allah. Karena hak kita adalah proses dan hak Allah di hasil.
Sebaiknya perencanaan memang dibagi dalam beberapa term.
Memulainya dengan banyak "family forum"✅

4⃣ M, Banjarmasin
Asalamualaikum‬, Saya dari banjarmasin
Saya mau tanya jika kita sudah merumuskan tujuan dan sudah kita sepakati. Tapi dalam praktek melaksanakannya kita selalu melakukan dengan cara yang berbeda bahkan kadang menimbulkan perdebatan antara kami berdua. Sedangkan saya kadang sebagai istri hanya bisa diam ketika dia sudah bilang ridho ku adalah surga mu๐Ÿ˜ฅ tp klo kita ngejalanin dengan cara suami hati saya nga nyaman๐Ÿ˜”

Ibu Septi :  Wa'alaikumsalam mbak M, Inilah seni di FSP. Karena di FSP kita berlatih komunikasi produktif, terutama komunikasi dg pasangan. Krn sejatinya komunikasi dg pasangan adalah seni untuk saling mendengarkan dan saling memahami. Sehingga tidak ada CARAKU dan CARAMU, tetapi adanya CARA KITA.  ✅

๐Ÿ–Jika kita sudah menetapkan dan menyepakati apakah harus kita buat juga konsekwensi jika melanggarnya ?‬

Bu Septi : Mbak M, yg perlu dipahami dari awal, konsekuensi itu berbeda dg hukuman.
Konsekuensi itu secara otomatis akan dirasakan.
Misal, kita sudah membuat resolusi 2018. Apabila ada aksi positif maka konsekuensinya akan muncul reaksi positif.
Apabila tidak ada aksi, maka semua yang kita rencanakan hanya sekedar basa basi, sehingga konsekuensinya keluarga kita akan stag, tidak ada perubahan dari tahun ke tahun.

5⃣ S, Banjarmasin
Ibu, bagaimana jika masih ada di pikiran, mikirin urusan kerjaan harus serius, bisnis serius, masa di rumah harus mikir rencana serius juga. Terima kasih bu ☺๐Ÿ™

Ibu Septi  :  Wah harus dibalik, mikir kerjaan, mikirin bisnis yang tanggung jawabnya dengan manusia dan urusan dunia saja kita kerjakan sangat serius, masak ngurusin keluarga yang tanggung jawabnya dunia akherat seenaknya sendiri.

Dulu pak dodik selalu menjalankan "corporate strategic planning" di perusahaan tempat beliau bekerja, mulai berpikir, ngurusin perusahaan orang saja beliau kerjakan dengan sungguh2, harusnya amanah dari Allah yaitu keluarga, harus bisa lebih dikerjakan secara profesional✅

6⃣R
Assalammualaikum bu septi, Tadi disebutkan mengenai forum family,  bisa dijelaskan lebih detail? Terimakasih sebelumnya

Ibu Septi : Wa'alaikumsalam, family forum itu sederhana mbak, banyak ngeteh bareng, ngopi bareng,ngemil bareng, ngobrol bareng, jalan-jalan bareng tanpa ada gangguan TV dan gadget

๐Ÿ–: Nah, kalo pasangan ny ng-olshop, gmn ya bu septi? Kyaknya dari bangun tidur sampai mau tidur, hp di tangan mulu. Kalo diingatkan, malah marah dan bilang kalo dia lagi kerja.

Ibu Septi : Ini management gadget. Di komunitas Ibu Profesional sangat dilatih management gadget, agar tahu waktu bagaimana memperlakukan gadget secara profesional

7⃣  UH, Pekanbaru
asslamualaykum. Saya dari pekanbaru. Boleh beri contoh bu bagaimana menyusun visi misi keluarga yg baik? ☺

Ibu Septi : Ini justru yang akan kita lakukan di workshop FSP, makanya datang ya mbak๐Ÿ˜ƒ

8⃣ A, Kandangan
Saya A dari Kandangan.. bagaimana FSP dgn kondisi ego kedua pasangan yg sama2 tinggi?? Apa memungkinkan?

Ibu Septi : Disinilah pentingnya komunikasi produktif pak A. Jadi kita akan memahami dan menempatkan ego pasangan kita pada tempat yg tepat.✅

9⃣ Y, Purworejo
Assalamualaikum. Bu Septi sy Y dr Purworejo. mohon tips  merancang FSP jika selalu dlm keadaan LDM bu. Terimakasih sebelumnya bu ๐Ÿ™๐Ÿป

Ibu Septi Peni Wulandani: Wa'alaikumsalam mbak Y gunakan media komunikasi dan kecanggihan teknologi mbak. Kami sekeluarga itu berjauhan tapi selalu kompak, karena komunikasi kami berjalan  dengan sangat bagus di WAG keluarga. Sebelum melihat WAG lain pasti kami utamakan menyapa anak-anak dan suami di WAG keluarga dulu, jangan dibalik

๐Ÿ”Ÿ TI
Assalamu'alaikum. Bagaimana mnyikapi pola asuh orgtua yg kadang brbeda dg pola asuh kakek nenek, agar tidak trjadi konflik. Syukron

Ibu Septi :  Wa'alaikumsalam, ini juga seni berkomunikasi dengan orangtua kita. Bagaimana melibatkan mereka dalam pola pengasuhan anak tanpa ada gesekan. Perlu kita pelajari scr khusus. Krn ada tehniknya.

๐Ÿ–Saya sangat ingin ikut acara d tanjung dan banjarmasin. Tapi berhalangan datang.  Bagamaina agar sy dan suami bisa belajar dan memahami metode yg ibu septi dan pak dodik ajarkan? Agar kedepannya rumah tangga kami bisa lebih baik lagi. Syukron katsir

Ibu Septi: Sign up saja di web www.ibuprofesional.com ya mbak

1⃣1⃣ E, Tabalong
Assalamualaikum wr wb bunda septi,sy E dr tabalong,mau nanya..ttg pembicaraan di awal ..kemampuan apa sj yg wajib kita miliki sebagai syarat awal membuat FSP?

Ibu Septi : Wa'alaikumsalam mbak E. Syarat awal FSP adalah memiliki kemampuan Komunikasi Produktif, ini saja sangat cukup.

๐Ÿ–Luar biasa ya bu bearti peran komunikasi produktif ini..jd mmg benar yg ibu utarakan ya bu bahwa dgn FSP semakin membuat kita lebih memahami utk apa kita dan pasangan dipertemukan dalam sebuah ikatan..๐Ÿ˜Šmdh2an nanti saat di tabalong kami diajari ya bu cara komunikasi produktif..trm kasih bu septi..๐Ÿ˜Š

1⃣2⃣ M
Bismillah. Sy msh belum terlalu paham, contoh realnya. Klo keluarga sdh mapan secara finansial. mgk lebih mudah fokus akan kemana arahnya.Tdk semua orang bisa memilih kondisi yg nyaman. Bagaimana dg kondisi suatu keluarga! yg msh kebingungan masalah finansial yg serabutan misalnya. Akibat berantai dr hal itu anak seakan tdk terurus.  Apakah msh mgk/lebih di utamakan apa dl dlm menyusun FSP.

Ibu Septi : Bunda M kami dulu menjalankan FSP justru disaat pak dodik resign dari pekerjaannya, rumah masih kontrak, pendapatan tidak ada, saya ibu rumah tangga murni yg nggak ngerti apa-apa. Kami jalankan FSP secara profesional. Inilah yg membuat kami bisa membuktikan sekarang bahwa antara menjemput rejeki,berkarya dan mendidik anak adalah satu kesatuan yg tidak bisa dipisahkan apalagi dikorbankan.

๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ๐ŸŒŸ

Ibu Profesional Kalsel

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Having Fun with Ecobrick

Nama Kegiatan : Have Fun with Ecobrick PJ Kegiatan : Kelas Berbagi Banjarbaru Hari/Tanggal : Ahad, 31 Agustus 2019 Tempat: Gazebo Hutan Pinu...